Di era kehancuran ini, sulit rasanya menerima fakta bahwa ini adalah cara terbaik dan harus terjadi untuk mengganti peradaban manusia. Menjadi saksi dalam kehancuran, banyak emosi dan harapan yang hadir, marah melihat eksploitasi alam, sedih melihat orang-orang yang harus menderita atas keserakahan dan kehilangan, dan kecewa terhadap keacuhan pemerintah terhadap hak rakyatnya.
Rasa muak dari kebobrokan aparatur negara yang arogan berjoget memamerkan gaji enam juta sehari tanpa rasa malu, juga abdi negara yang sering menggunakan anggaran untuk kesenangan pribadi. Keserakahan mereka secara langsung merampas ruang makan keluarga, ketenangan pikiran, hingga masa depan rakyat. Bagi kami cara terbaik untuk melucuti kekuasaan arogan ini adalah dengan menelanjangi dan menertawakannya habis-habisan lewat komedi satir.
Melalui PERKARA PRAWIRO kami membawa keserakahan dan arogansi kekuasaan dalam cerita Fajar, seorang Badan Ekspansi Nasional yang ingin mendapatkan bonus dengan cara mendapatkan tanda tangan persetujuan penggusuran lahan rumah Prawiro, seorang warga misterius yang eksentrik, dalam cerita ini berperan sebagai juru bicara semesta
Sosok Prawiro merupakan representasi dari harapan kami di momen yang sulit ini dalam hal perikemanusiaan, dan kekuatan semesta.
Keyakinan bahwa ini adalah jalan yang harus dilalui demi pencerahan, bukan berarti segala kesulitan ini tidak layak untuk diceritakan.
Untuk pertanyaan, donasi langsung, atau dukungan in-kind:
📞 Savannah Parapat | +62 811-8383-703 | [email protected]